Remaja dan Membaca

Indonesia merupakan Negara ke 5 di dunia yang paling banyak penduduk penduduknya, yang mencapai 240 juta penduduk. Tapi sangat disayangkan minat membaca di Negara Indonesia masih sangat rendah di bandingkan dengan Negara-negara tetangga. Dampak dari kemajuan teknologi, remaja lebih suka membaca timeline facebook, twitter, path dan lain sebagainya. Di era yang serba digital ini membuat penulis dan penerbit pesimis untuk menarik minat pembaca. Beberapa alasan yang membuat remaja malas membaca antara lain karena bahasa pada buku terlalu berat (sulit dipahami), lebih suka nonton drama dan film, harga buku/novel yang termasuk mahal, lebih suka main game.

Perlu diketahui bahwa harga novel di toko buku berkisar 30 ribu rupiah sampai dengan 70 ribu rupiah, mungkin hal itu juga yang membuat para remaja malas membaca karena harus membeli buku dengan harga yang bisa dibilang ‘mahal’. Tetapi kita bisa meminjam novel atau buku yang ingin kita baca dari teman yang novelholic, atau bisa dating ke perpustakaan terdekat, misalnya perpustakaan sekolah atau kampus. Bahkan di Depok terdapat café yang meminjamkan buku loh, namanya Zoe Café yang terletak di Jalan Margonda Raya.

Padahal membaca buku itu dapat menguatkan memori (ingatan) pada otak, meningkatkan konsentrasi pada otak, menambah kosa kata dan meningkatkan rasa empati seseorang, nah saying bangetkan kalau masih muda tapi males buat baca buku? Ayoo membaca minimal 7 buku per tahun.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Religous. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s