Etika Saat Berkendara Untuk Wanita

Pada zaman ini pasti sudah tidak heran lagi bila melihat seorang wanita bisa mengendarai motor. Bahkan seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah banyak yang bisa mengendari motor. Sedangkan seorang anak perempuan remaja yang tidak bisa mengendarai motor sering di ejek-ejek oleh teman sebaya nya, hehehe *tergantung temannya juga sih*

Pada artikel ini saya akan membahas etika berkendara, khususnya pada saat mengendarai motor untuk wanita. Karena masih banyak hal yang dianggap sepele tapi berbahaya jika dilakukan terus menerus. Bagi temen-temen yang merupakan bikers woman *bahasa gaulnya, hehehe* mari di cek apa aja yang harus di perbaiki^^

  • Pertama pastikan kondisi tubuh kita sehat, karena jika mengendarai motor pada saat kondisi tubuh tidak sehat/pusing membuat konsentrasi berantakan, lebih baik beristirahat dirumah atau naik angkot.
  • Membawa surat-surat penting kendaraan, seperti STNK dan SIM *jika sudah punya hehehe*
  • Pastikan juga motor yang akan dikendarai itu sehat, sehat dalam arti kondisi ban, mesin, rantai, lampu depan, lampu sen dan klakson dapat berfungsi sebagai mestinya.
  • Nyalakan lampu depan motor saat berkendara siang atau malam.
  • Tidak menggunakan ponsel pada saat berkendara, misalnya smsan atau telponan. Jika ada hal penting lebih baik menepi dulu.
  • Tidak menggunakan earphone (mendengarkan music) pada saat berkendara.
  • Membawa jas hujan *jika musim hujan*.
  • Memakai jaket pada saat berkendara, agar tidak masuk angin^^
  • Tidak menggunakan sepatu ber hak tinggi.
  • Memakai helm yang bertanda SNI.
  • Memakai sarung tangan, agar tangan tidak terkena sinar matahari secara langsung. *agar tidak belang sih lebih tepatnya hehehe*
  • Tidak mengebut saat berkendara, untuk wanita maksimum kecepatannya 60km/jam.
  • Tidak mengobrol dengan teman yang sedang berkendara juga disampingnya.
  • Mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
  • Jika memakai tas selempang lebih baik bagian tas nya diletakkan dibagian depan, tidak dibagian belakang untuk menghindari kriminalitas saat berkendara.
  • Berdo’a sebelum berkendara, agar selamat sampai tujuan.

Ya itu merupakan hal-hal yang harus diperhatikan agar kita sebagai pengendara lebih mawas, lebih baik menghindari dari pada harus mengobati. Sejujurnya saya juga pengendara motor^^ sama-sama belajar ya teman-teman untuk menjadi pengendara motor yang baik. Jika masih ada kekurangan teman-teman bisa menambahkannya di kolom komentar, terimakasih sudah menyempatkan membaca potingan saya hehehe..

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Religous. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s