Penderitaan Korban Lumpur Panas

A. PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita yang berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan yang berupa lahir, batin atau lahir dan batin.

Penderitaan tentu semua orang mengalami hal itu, karena penderitaan merupakan ujian hidup. Allah memberkan kebahagiaan kepada umatnya dan juga memberikan musibah agar manusia terus mengingat Allah, bersyukur, meminta pertolongan dan berserah diri hanya kepada-Nya.

Firman Allah dalam Al-Qur’an, peringatan bagi manusia tentang penderitaan yang akan dialami, dan harus diingat bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan manusia itu sendiri, dan pertolongan Allah itu dekat. Berikut arti dari Surat Al-Insyiqoq ayat 6 yang berbunyi “Manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh perjuangan.” Dari ayat tersebut dapat diartikan bahwa manusia harus bekerja keras untuk dapat terus menjalani hidupnya yang penuh cobaan, karena cobaan itu bisa berifat kecil dan besar. Kembali ke setiap individu dalam mengatasi setiap cobaan yang Allah berikan dalam hidupnya.

Dalam postingan kali ini saya akan membahas musibah yang terjadi di Desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 29 Mei 2006 lalu yaitu Tragedi Semburan Lumpur Lapindo.

lapindo_sidoarjo

Semburan awal lumpur panas tersebut terjadi pada tanggal 29 Mei 2006. Awalnya, semburan lumpur yang terjadi berkaitan dengan kesalahan prosedur pengeboran. Selanjutnya, semburan lumpur terjadi akibat pengeboran material lain yang masih belum diketahui asalnya. Pusat semburan lumur panas berjarak 150 meter dari pusat pengeboran gas PT. Lapindo Brantas. Volume lumpur panas di Sidoarjo yang keluar rata-rata 100.00 meter kubik setiap harinya, lumpur panas sidoarjo mengandung senyawa yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan ekosistem di sekitarnya. Akibat semburan lumpur tersebut Lokasi semburan itu adalah kawasan pemukiman, pertanian dan kawasan perindustrian di wilayah Porong Sidoarjo lumpuh total. Lumpur panasa berdampak serius pada kegiatan ekonomi di Jawa Timur. Tidak hanya Kecamatan Porong, kecamatan lain yakni Gempol ikut merasakan dampak dari semburan lumpur panas Lapindo. Tidak hany aitu, jalan tol arah Surabaya-Gempol, jalan raya arah Surabaya-Malang dan jalur pantura timur yang menghubungkan Surabaya-Pasuruan-Banyuwangi pun ikut terkena dampaknya. Tak ketingalan jalur kereta api lintas timur kota Surabaya-Malang dan Surabaya-Banyuwangi tidak dapat dilalui akibat luasnya lokasi luapan lumpur panas tersebut.

B. SIKSAAN

Membahas siksaan pasti yang terbayang di pikiran kita adalah siksaan yang terdapat di Neraka, namun siksaan yang akan saya bahas ini berbeda. Siksaan mengakibatkan penderitaan, siksaan dapat diartikan sebagai siksaan jasmani dan siksaan rokhani. Sebenernya Allah memberikan suatu siksaan bukan untuk menganiaya hamba-Nya sendiri, tetapi untuk menggugurkan dosa-dosa mereka sendiri.

Siksaan yang sifatnya psikis yang dialami korban semburan lumpur panas adalah :

  • Kebimbangan

Setiap korban dari lumpur panas Sidoarjo pasti merasakan kebimbangan karena ia kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi di suatu tempat. Kebimbangan ini yang membuat korban untuk menyelamatkan harta benda dan tidur ditempat yang penuh keterbatasan. Kehilangan rumah, harta benda dan mata pencaharian ini lah yang semakin membuat korban bimbang akan masa depannya. Korban ini harus mendapat pengarahan atau bimbingan dari pemerintah agar dapat merasakan kelegaan dalam batinnya dalam permasalahan ini, karena jika permasalahan ini terus dipikirkan tanpa mencari jalan keluar akan menimbulkan gangguan jiwa.

  • Kesepian

Beberapa kesepian yang dialami oleh korban lumpur panas Sidoarjo adalah kehilangan pekerjaan, karena biasanya mereka pergi bekerja, tetapi mereka hanya diam ditempat pengungsian. Kesepian juga dirasakan oleh anak-anak kecil dimana mereka kehilangan tempat bermain dilingkungan tempat tinggalnya, mereka hanya bisa bermain ditempat pengungsian yang sempit dan terbatas.

  • Ketakutan

Ketakutan merupakan bentuk siksaan batin yang apabila terus dibiarkan dapat mengganggu kejiwaan seseorang. Pada korban lumpur panas Sidoarjo mereka pasti memiliki rasa takut akan semburan lumpur panas yang tidak akan berhenti dan terus mendekati tempat pengungsian karena lumpur panas tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan dan lingkungan sekitar. Ketakutan akan penyakit yang menimpa keluarga mereka di pengungsian.

Apa yang membuat seseorang menjadi phobia?

Kebanyakan phobia dimulai dengan suatu shock emosial atau suatu tekanan pada waktu tertentu. Phobia juga dapat berkembang didalam diri orang-orang yang kelihatannya tenang dan mantap. Ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa phobia harus dihadapi dan ditaklukkan, dengan begitu phobianya bisa hilang. Tetapi ada juga sebaliknya, hal tersebut membuat parah keadaan si penderita phobia sepuluh kali lebih berat.

C. KEKALUTAN MENTAL

Secara sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga seseorang tersebut bertingkah tidak wajar.

Kekalutan mental yang dialami oleh korban semburan lumpur panas Sidoarjo dapat disebabkan oleh upaya pembuatan tanggul-tanggul tidak berhasil karena volume lumpur yang keluar terus bertambah dan areanya pun semakin meluas. Semburan lumpur panas Sidoarjo yang sangat merugikan masyarakat, terganggunya aktivitas perekonomian dan penyakit berbahaya semakin mewabah karena kandungan bahan kimia yang terdapat dari lumpur dapat mengakibatkan kanker kulit, iritasi, kulit melepuh, kelainan pada reproduksi dan sangat berbahaya untuk organ dalam seperti liver dan paru-paru. Setelah 8 tahun kejadian tersebut hanya menyisakan kerusakan lingkungan yang tak akan bisa kembali dan sangat disayangkan upaya pemerintah terhadap korban tersebut masih kurang peduli.

D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN

unduhan

Penderitaan atau yang biasa disebut dengan cobaan atau ujian merupakan suatu hal yang pasti semua manusia alami, karena Allah menguji hamba-Nya dengan memberikan cobaan taua penderitaan itu untuk mengetahui seberapa kuat hamba-Nya dalam berjuang keluar dari penderitaan tersebut. Tanpa perjuangan penderitaan taakan bisa hilang dari hidup kita, sebagaimana yang Allah telah katakan pada surat Al-Ra’d ayat 11 “Allah tak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka.” Contoh perjuangan korban lumpur panas Sidoarjo adalah memulai aksi jalan kaki ke Jakarta untuk menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara dan Aburizal Bakrie di Wisma Bakrie pada tanggal 4 Juni 2012, guna meminta hak nya, yaitu ganti rugi akibat semburan lumpur panas di Sidoarjo.

E. PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN

Media masa merupakan peranan penting dalam penyebaran informasi di era globalisasi. Dengan adanya media masa, setiap kejadian dengan cepat tersebar keseluruh negeri hingga ke luar negeri. Banyak sekali keuntungan dengan adanya media masa pada saat ini, misalnya dalam membantu korban semburan lumpur lapindo di Siduarjo kita tidak perlu jauh-jauh kesana, tetapi kita dapat mengetahui posko penerimaan bantuan untuk korban bencana yang terdekat melalui media massa.

 

F. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA

Penderitaan dapat dikelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya, yaitu :

1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk  manusia.

Penderitaan atau musibah yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesame manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya, hal seperti ini sering disebut nasib buruk. Manusia bisa mengubah nasibnya dengan cara dia berubah menjadi seseorang yang lebih baik.

2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan

Penderitaan atau musibah yang manusia dapatkan terjadi akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Menurut saya Allah memberi musibah dengan sebab ini untuk menggugurkan dosa-dosa yang terdapat pada manusia itu sehingga dia dapat bertaubat. Manusia harus bersabar, tawakal, ikhlas dan optimis dalam melalui cobaan seperti ini karena ini tanda cintanya Allah terhadap hamba-Nya, Ia tidak ingin hamba-Nya berjalan terlalu jauh dari-Nya.

Menurut saya semburan lumpur panas Siduarjo adalah penggabungan dari dua sebab diatas, karena seperti yang kita diketahui semburan lumpur terjadi akibat pengeboran yang dilakukan terus menerus yang mengakibatkan kondisi lingkungan pengeboran tak kuat menahan itu semua, sehingga muncul lah lubang kecil yang mengeluarkan lumpur, dan semakin lama lubangnya bertambah dan semburan yang keluarpun semakin banyak yang mengakibatkan wilayah tersebut mati. Mungkin ini juga teguran dari Tuhan agar tidak serakah dalam mengambil hasil alam.

G. PENGARUH PENDERITAAN

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya, yaitu sikap positif dan sikap negative. Sikap negative misalnya menyesali karena tidak bahagia, kecewa, putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya. Sedangkan sikap positif merupakan sikap optimis dalam menghadapi penderitaan, bahwa di setiap kesulitan pasti ada kemudahan dan harus bisa melalu penderitaan tersebut. Karena penderitaan/cobaan merupakan langkah manusia untuk menaikkan derajatnya di mata Allah.

 

Sumber:

http://www.anneahira.com/artikel-bencana-lumpur-lapindo.htm

http://politik.kompasiana.com/2013/04/05/aburizal-bakrie-klaim-99-korban-lumpur-lapindo-berterimakasih-padanya-548197.html

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Knowledge, Religous, Social. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s